Mengenal lebih dekat Kanker Paru-paru dan Penyebabnya



Kanker paru-paru menurut wikipedia bahasa Indonesia, Ensiklopedia bebas, Kanker Paru-Paru merupakan penyakit dengan ciri khas adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru-paru. Bila tidak dirawat, pertumbuhan sel ini dapat menyebar ke luar dari paru-paru melalui suatu proses yang disebut metastasis ke jaringan yang terdekat atau bagian tubuh yang lainnya.


Kanker ini menurut sumber WHO (World Health Organization) penyakit ini umumnya sering terjadi pada laki-laki Indonesia. Penyakit ini juga termasuk penyakit yang umum terjadi di kalangan masyarakat. Berdasarkan data Globocan atau International Agency For Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012 di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa pria dan 9.374 yang menimpa wanita.

JENIS KANKER PARU-PARU
  
1. Small-cell lung cancer atau SCLC
SCLC merupakan jenis kanker paru-paru yang paling agresif dan berkembang pesat. SCLC terjadi sekitar 20% dari seluruh kasus kanker paru-paru yang ada. Merokok adalah penyebab yang mempunyai hubungan erat dengan SCLC
.
2. Non-small-cell lung cancer atau NSCLC
NSCLC merupakan jenis kanker paru-paru yang paling umum terjadi. Kanker NSCLC memiliki 4x lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru non sel kecil. NSCLC ini memiliki 3 jenis utama yaitu : Adenocarcinomas, Squamous cell carcinomas, Large cell carcinomas, Mixed tumor.
 
Diagnosis Kanker Paru-Paru.
  • Pemeriksaan dahak.
  • Tes Pencitraan.
  • CT-Scan.
  • PET-CT Scan.
  • Biopsi atau Pengambilan sampel jaringan paru-paru.
  • Fiberoptik bronkoskopi.
  • Tingkatan Stadium Pada Kanker Paru-Paru.
Gejala Kanker Paru-Paru
  • Berat badan menurun.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Batuk yang berkepanjangan.
  • Nyeri dada.
  • Mengalami sesak nafas.
  • Batuk berdarah.
  • Demam.
  • Nyeri tulang.
  • Kesulitan menelan.
  • Mengi.
  • Cairan menumpuk di sekitar paru-paru.
  • Nafas pendek disertai dengan batuk.
  • Obstruksi  (pendarahan yang keluar dari saluran udara besar).
  • Metastasis Otak.
  • Kelelahan luar biasa.
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Rasa sakit yang lebih  intens.
  • Sering melamun.
  • Mudah marah.
  • Perubahan warna kulit (muncul bintik-bintik atau warna yang agak biru).
  • Gagal fungsi organ dalam.
Sekian artikel kami mengenai Mengenal lebih dekat Kanker Paru-paru dan Penyebabnya . Semoga rekan-rekan bisa menerima  artikel kami dan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Mari Hidup Sehat. Demikian dan mohon  undur diri. Terima kasih dan Salam Sehat!!!



Gejala dan Penyebab serta Pengobatan Kanker Laring

Sebelumnya kami mengucapkan selamat datang kepada anda yang sudah senantiasa berkunjung ke halaman blog kami. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas artikel mengenai Gejala dan Penyebab serta  Pengobatan Kanker Laring. Maka dari itu mari kita simak secara seksama artikel berikut.


Kanker laring adalah tumor ganas yang tumbuh pada pita suara, kotak suara (laring) atau daerah lainnya di tenggorokan. Laring ini merupakan bagian dari tenggorokan yang memiliki fungsi penting dalam membantu proses bernafas dan berbicara seseorang, dan juga melindungi paru-paru dari masuknya makanan pada saat menelan.
Kanker laring ini termasuk kanker yang cukup umum terjadi pada pria yang 4 kali lebih tinggi dari pada wanita. Dengan usia 60 tahun atau lebih.

GEJALA KANKER LARING
Kanker laring biasanya berasal dari pita suara, yang bisa menyebabkan suara serak. Sedangkan kanker laring bagian lainnya biasanya dapat menyebabkan nyeri dan kesulitan saat menelan. Gejala lain yang bisa timbul dari penyakit ini adalah:
  • Nyeri pada tenggorokan.
  • Terdapat benjolan atau pembengkakan pada leher.
  • Batuk yang berkepanjangan.
  • Batuk berdarah.
  • Mengi.
  • Penurunan berat badan.
  • Nafas tidak sedap.
  • Sakit pada telinga.
  • Sering terjadi kelelahan.
PENYEBAB DAN FAKTOR RISIKO TERKENA KANKER LARING
Penyebab umum dari penyakit kanker jenis apapun, disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada tubuh seseorang. Namun hal ini sering ditemukan pada pria yang sering berhubungan dengan rokok, serta peminum minuman beralkohol.
Namun terdapat faktor-faktor yang mendukung risiko seseorang untuk mengalami penyakit ini, yaitu:
  1. Perokok.
  2. Minuman keras.
  3. Riwayat keluarga.
  4. Paparan sinar radiasi.
DIAGNOSIS DAN PENGOBATAN  KANKER LARING

Diagnosis kanker ini dilakukan dengan pemeriksaan melalui:
  • Laringoskopi atau endoskopi.
  • CT,MRI, dan PET-CT scan.
  • Biopsi.
  • USG.
Sedangkan untuk pengobatan kanker laring, pada penderita stadium awal terkadang cukup dengan melakukan operasi kecil atau radioterapi, sedangkan pada stadium lanjut dan tumor sudah berukuran besar biasanya membutuhkan kombinasi operasi yang lebih besar, seperti kemoterapi dan radioterapi.


Secara umum, prosedur operasi pengangkatan tumor saat endoskopi yang disarankan untuk pengidap masih pada stadium awal dan laringektomi dilakukan pada pengidap yang sudah mengidap kanker stadium lanjut.

Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan mengenai Gejala dan Penyebab serta  Pengobatan Kanker Laring. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa diterima dengan sebaik-baiknya. Sekian dari kami terima kasih.

Penyebab, Gejala dan Tes Buta Warna

Selamat datang dan selamat menyimak artikel kami. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Buta Warna.

Buta warna merupakan salah satu kelainan pada mata yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor genetis. Seseorang yang mengalami buta warna, ia cenderung mengalami kesulitan saat melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran warna-warna ini. Dan sebagian besar penderita buta warna akan sulit membedakan gradasi warna merah, kuning dan hijau seperti oranye dan coklat, tipe ini disebut dengan buta warna merah-hijau.
Kelainan ini sering disebut dengan sex linked karena, kelainan ini dibawa oleh kromosom X dan artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna.

PENYEBAB BUTA WARNA
  • Faktor genetik.
  • Penuaan.
  • Cedera pada mata.
  • Efek samping dari obat-obatan.
  • Penderita penyakit parkinson, Alzheimer, glaukoma, kanker darah, diabetes, peminum alkohol berat.
  • Degenerasi makula. 
  • Anemia sel sabit.
GEJALA BUTA WARNA
  1. Tidak dapat membedakan antara warna merah dan hijau.
  2. Bisa melihat warna biru dan kuning dengan jelas dan mudah.
  3. Kepekaan terhadap cahaya.
  4. Kesulitan dalam melihat warna dan kecerahan warna dengan cara yang biasa.
  5. Penderita buta warna hanya bisa melihat beberapa gradasi warna saja.
  6. Penderita buta warna hanya dapat melihat warna hitam, putih, dan abu-abu meski hanya dalam sebagian kasus.
DIAGNOSIS BUTA WARNA
  • Tes ishihara adalah tes persepsi warna untuk kekurangan warna hijau-merah. Tes ini terdiri dari sejumlah pelat berwarna yang berisi lingkaran titik yang muncul secara acak dalam warna dan ukuran. 
  • Tes penyusunan, tes ini dilakukan dengan menyusun objek berwarna dalam susunan gradasi warna yang berbeda.
CONTOH TES ISHIHARA

 Jawaban : 15

Jawaban : 3
Jawaban : 35
Jawaban : 57
 Jawaban : 5

MAKANAN DAN MINUMAN YANG BAIK UNTUK MENCEGAH BUTA WARNA
  1. Dengan buah pepaya.
  2. Konsumsi wortel.
  3. Susu kambing.
  4. Susu sapi.
  5. Bawang merah.
  6. Buah naga.
  7. Daun sirih.
  8. Buah apel.
  9. Buah belimbing.
Sekian artikel yang dapat kami sampaikan mengenai Buta warna. Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat dan bisa diterima sebagaimana mestinya. Maka dari itu kami ucapkan terima kasih atas kunjungan anda dan Salam sehat!!!.

Powered by Blogger.